Kurkumin untuk Neuroinflamasi pada Glaukoma: Mekanisme dan Formulasi
Glaukoma adalah neuropati optik progresif yang ditandai dengan kehilangan sel ganglion retina (RGC) dan defisit bidang penglihatan. Selain tekanan intraokular (IOP) yang meningkat, stres oksidatif dan neuroinflamasi adalah faktor penting yang berkontribusi terhadap degenerasi RGC (pmc.ncbi.nlm.nih.gov). Kurkumin, polifenol bioaktif dari kunyit, menunjukkan aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat yang dapat melindungi RGC. Kurkumin memodulasi banyak jalur sinyal yang terlibat dalam inflamasi dan kelangsungan hidup sel. Misalnya, ia menghambat faktor transkripsi pro-inflamasi NF-ÎșB (nuclear factor kappa B) dan jalur JAK/STAT, sambil mengaktifkan jalur antioksidan PI3K/Akt dan Nrf2/HO-1 (pmc.ncbi.nlm.nih.gov). Tindakan ini mengurangi sitokin inflamasi dan radikal bebas di jaringan okular, sehingga mengurangi apoptosis RGC (pmc.ncbi.nlm.nih.gov) (pmc.ncbi.nlm.nih.gov). Kurkumin juga meningkatkan enzim antioksidan (misalnya, superoksida dismutase, HO-1) melalui Nrf2, menjaga fungsi mitokondria pada neuron (pmc.ncbi.nlm.nih.gov). Singkatnya, efek
